Way of Life Pancasila Ke Manakah Kini??

10 Oktober 2008 at 2:11 AM 4 komentar

Sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kekuasaan dari tangan penjajah. Yang pada akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 mendeklarasikan kemerdekaannya atas penjajahan jepang di bumi nusantara. Berbagai cara dilakukan setelah kemedekaan untuk mendapatkan keabsahan dan pengakuan secara de fakto dan de jure dari bangsa-bangsa lain. Mulai dari pembentukan rakyat, wilayah, pemerintahan dan kedaulatan. Pembuatan UUD 1945, MPR DPR hingga ideologi bangsa Indonesia Pancasila.

Ngomong-ngomong tentang pancasila jadi inget pas zaman skula SD di kampung, waktu itu kelas 6 SD yang gurunya Pak Moeslan, kalo ngajar pasti keluar aer mancurnya. Alias muncrat bin moncrot. Hhe..!!. setiap mo pulang kita diwajibkan, dikudukan dan diharuskan baca Pancasila plus butir-butirnya, yang digilir setiap orang yang diurut dari pojok kanan atas ato pojok kiri bawah.

Sistem ini berbeda waktu zaman kelas 1-3 SD kalo waktu itu kita kudu nerapin M.A.M.D atau Meneng Antheng Muleh Dhisek (diem tenang trus pulang dulu). Pas kelas 6 SD setiap orang maju ke depan melafalkan Pancasila beserta butir-butirnya dengan suara lantang jelas dan tegas (uh jadi inget jadulnya dulu) dan untuk mensiasati giliran maju ke depan untuk membacakan Pancasila plus butir-butirnya para anak-anak beserta aku sudah menghitung kapan gilirannya tiba (Curang) untuk maju.

Ngebahas tentang Pancasila, kira-kira kemanakah perannya kini???

Yup, Pancasila makin lama makin terlupakan, pancasila hanya dijadikan simbol prasyarat dalam ideologi bangsa. Tahu dan hafal isinya tetapi tidak mau tahu makna yang terkandung didalamnya. Khususnya pada pemerintahan yang mempunyai legitimasi dan kekuasaan dalam menjalankan roda-roda pemerintahan.

Banyak pejabat negara yang menyimpang dari falsafah pancasila, hal ini yang menyebabkan krisis multidimensi yang berkepanjangan, permasalahan-permasalahan baru terus bertambah tanpa ada hentinya, pengangguran, kriminalitas, korupsi, suap menyaup hingga skandal Sex.

Dalam harian koran Kompas tanggal 30 September 2008 menyebarkan keusioner kepada 860 responden di seluruh kota-kota besar di Indonesia menyebutkan bahwa :

Pada sila pertama 90.8 % responden menyatakan ingat, 9 % responden menyatakan Tidak Ingat dan 0.2% responden menyatakan tidak menjawab.

Pada sila ke dua 72.1% responden menyatakan ingat, 27.8% responden menyatakan Tidak Ingat dan 0.1% responden menyatakan tidak menjawab.

Pada sila ke tiga 76% responden menyatakan ingat, 23.8% responden menyatakan Tidak Ingat dan 0.2% responden menyatakan tidak menjawab.

Pada sila keempat 69.4 % responden menyatakan ingat, 30.2% responden menyatakan Tidak Ingat dan 0.4% responden menyatakan tidak menjawab.

Pada sila ke lima 70.8 responden menyatakan ingat, 28.8% responden menyatakan Tidak Ingat dan 0.2% responden menyatakan tidak menjawab.

Kesimpulannya masih banyak masyarakat kita yang sudah lupa akan arti dan makna Pancasila, dimana pada sila kedua hingga sila ke lima ¼% menyatakan tidak ingat. Hal ini terbukti sekali direalita yang terjadi dibangsa ini yang menjadikan Bangsa Indonesia menjadi Krisis Identitas, Kemanakah Kiblat Bangsa Indonesia akan dibawa

Fact
Pada pengamalan Pancasila
Sila pertama Ketuhanan yang maha esa
Banyak terjadi penodaan pada agama lain, munculnya agama baru yang sesat dan menyesatkan

Sila ke dua kemanusiaan yang adil dan beradab

penangkapan para demontran dengan kekerasan, penggusuran dimana-mana tanpa ada solusi,

sila ke tiga persatuan Indonesia

tawuran antar genk remaja, tawuran antar mahasiswa, tawuran antar genk motor

sila ke empat Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam

permusyawaratan/perwakilan

tawuran di dalam sidang, skandal seks para anggota dewan, korupsi dan suap, banyak tidur pada rapat dimulai, absenya para anggota dewan dalam rapat di gedung dewan

sila ke lima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

ketimpangan sosial di daerah perbatasan, pembangunan yang tidak merata di kawasan indonesia timur.

Just to Know

Lambang negara kita adalah Garuda Pancasila
Yaitu berupa gambar burung garuda yang menengok ke kanan dengan ke dua sayap terbentang
Jumlah bulu-bulu pada burung garuda mempunyai arti dan makna
Pada tiap sayap : 17
Pada ekor : 8
Pada bawah perisai : 19
Pada leher : 45
Hal itu melambangkan tanggal proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia yaitu 17-8-1945

Pada leher Burung Garuda tergantung sebuah perisai.
Dalam perisai itu terdapat gambar-gambar yang melambangkan pancasila taitu :
Bintang : Ketuhanan yang Maha Esa
Rantai Baja : Kemanusiaan yang adil dan beradap
Pohon Beringin : Persatuan Indonesia
Kepala Banteng : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan
Padi dan Kapas : keadilan sosial bagi seliruh rakyat Indonesia

Garis melintang pada perisai yang digambar tebal melambangkan bahwa indonesia dilalui garis khatulistiwa yang mana menjadi sebutan Indonesia Zambrud Khatulistiwa.

Lambang negara RI Garuda Pancasila,m ditetapkan sebagai lambang negara dalam peraturan pemerintah No. 66 Tahun 1951 tanggal 17 Oktokber 1951. penggunaannya diatur dalam peraturan pemerintah No. 43 tahun 1958.

Kaki Burung Garuda mencengkeram pita bertuliskan Bhineka Tunggal Ika yang berasal dari kitab Sutasoma karangan Empu Tantular.

Entry filed under: Selayang Pandang. Tags: .

SLANK THE LEGEND OF INDONESIA SEPATU PANTOPEL KELING EKSLUSIVE

4 Komentar Add your own

  • 1. margotani  |  3 November 2008 pukul 4:24 AM

    biasa aja

  • 2. rivafauziah  |  28 November 2008 pukul 4:32 PM

    Mau Kemana? Terserah Kemana Garuda Terbang dan Hinggap… He..he..

  • 3. Street.Blogger  |  4 Januari 2009 pukul 8:34 PM

    Nah sekarang kan udah jadi Kendaraan Udara toh?

    Tuh udah menjelma menjadi Garuda Indonesa Airways. hakhakahakahk…😀

    Pancasila dasarnya apa, coba?

  • 4. Wahyu Cimon.Ce  |  13 Januari 2009 pukul 5:00 AM

    emang si garuda jadi maskapai indonesia
    tapi GIA selalu terbelit utang…
    ah nyusahin juga kan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


mukadimah

yang empunya blog

isi Polling Duyu

monggo kerso YMan

coretan fresh from the oven

Arsip

anda pengunjung ke

  • 154,244 hits

logo link

traffic counter


%d blogger menyukai ini: